Satu Lagi, Desain Kamar Tidur Mungil

Posted on 22 November 2010

0


Dalam penataan kamar tidur mungil butuh perhatian khusus, terlebih  lagi dalam hal ukuran dan jumlah furniturnya. Kamar tidur yang tak luas pun dapat menjadi terasa lebih sempit, tatkala kita menjejalinya dengan beragam furnitur yang dibeli di pasaran. Ini antara lain terjadi karena furnitur itu umumnya berukuran standar, sehingga ketika dimasukkan ke dalam ruangan, sosoknya terlihat besar dan dominan.

Untuk mengakalinya, kita dapat menempatkan furnitur yang dipesan khusus. Untuk lahan terbatas, memang lebih baik membuat furnitur sendiri. Dengan perhitungan yang tepat, ruangan pasti tak terasa sempit.

Misalnya, ketika hendak mendesain kamar tidur untuk satu orang, perhatikan hal ukuran tadi. Mau tak mau, kita mesti juga mengacu pada ukuran standar kasur. Kasur single biasanya berukuran standar 90cm x 180cm atau 100cm x 200cm. Ketebalan kasurnya sekitar 20 cm. Mengacu pada ukuran kasur tadi, tempat tidur bisa dibuat.

Agar tak terlihat memenuhi ruangan, desain tempat tidur rendah seperti di foto boleh dicoba. Tempat tidur dibuat dari kayu, dan memiliki ukuran rendah. Keberadaannya dirangkai menjadi satu dengan nakas berukuran 40cm x 40cm, “Posisi nakas sebaiknya lebih rendah dibanding kasur. Sebab, jika posisinya sejajar atau lebih tinggi dibanding kasur, ada risiko akan membentur kepala,” jelas desainer interior Yunus Adhimukti.

Di kamar tidur ini, sebuah meja kerja ditempatkan pada sudut yang berseberangan dengan tempat tidur. Ukuran minimal yang bisa diterapkan pada meja kerja adalah 40cm x 60cm, dengan tinggi permukaan 72cm – 75cm. Soal ukuran memang perlu juga disesuaikan dengan kebutuhan kerja. Kalau memang membutuhkan meja yang lebih besar, bisa saja dibuat meja dengan ukuran lebih besar.

Nah, sekarang coba kita jumlahkan kebutuhan lahan untuk semua itu. Berdasarkan panjang dan lebar furnitur, kita hanya butuh kamar dengan luas sekitar 2m x 2,5m. Ah, ternyata kamarnya sempit?