Mendesain Interior Kamar tidur Utama Pada Rumah Mungil

Posted on 24 April 2010

0


Sesuai nama dan fungsinya, kamar tidur utama adalah bagian dari rumah yang perlu mendapat perhatian lebih. Di kamar inilah pemilik (baik yang masih sendiri maupun suami istri) menghabiskan waktu paling banyak. Sehingga dengan banyaknya waktu yang dihabiskan di ruang ini maka perlu sebuah trik untuk menyiasati kebosanan yang terkadang muncul. Berikut beberapa tip  dari DPC (Deskonstruksi Personal Company) yang bisa dipergunakan untuk menata kamar tidur utama.

  • Kamar tidur utama merupakan tempat pribadi. Fungsi utamanya adalah tempat untuk beristirahat, karena itu titik tolak perancangan maupun penataannya sebaiknya disesuaikan dengan kepribadian dan kebutuhan dari pemiliknya.
  • Karena tempat tidur merupakan perabot utama yang dominan dalam ruangan maka pemilihan ukuran tempat tidur memegang peran yang cukup penting. Perhatikan proporsi antara tempat tidur dan luasan ruang. Hal ini dimaksudkan agar kesan keintiman dalam kamar tidur tetap terjaga.
  • Hampir 1/3 waktu kita dalam sehari digunakan di dalam tempat tidur. Karena itu pilihlah matras yang baik dan berkualitas, supaya kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.
  • Perhatikan kesehatan kamar tidur terutama kualitas udara dalam ruang. Sediakan bukaan dan ventilasi yang mencukupi supaya aliran udara dalam ruang lancar dan sinar matahari bisa masuk. Jangan lupa membuka pintu atau jendela terutama pada pagi hari agar udara dalam ruang bisa bertukar dengan udara luar yang lebih bersih dan segar.
  • Supaya suasana kamar tidur terasa nyaman, pilihlah warna-warna sejuk seperti hijau, biru maupun warna-warna pastel. Jika menyukai warna-warna terang atau berani, seperti merah gunakan sebagai aksen saja supaya atmosfer ketenangan dalam kamar tidut tetap terjaga.
  • Atur lighting dalam kamar tidur untuk membentuk mood ruangan. Gunakan general lighting untuk menerangi seluruh aktivitas dalam kamar dan task lamp untuk kegiatan yang lebih spesifik seperti tidur atau membaca.
  • Bila anda ingin membeli furniture yang sudah jadi carilah furniture yang terbuat dari kayu  ringan yang  dapat dilepas pasang kembali, dalam hal ini dikarenakan agar anda tidak terlalu repot apabila anda melakukan pemindahan ke ruangan lain di kemudian hari.
  • Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya warna dinding, luas ruang, tinggi plafon, aksesoris ruang serta hal-hal lainnya yang menyangkut tema yang dipilih, misalnya tema klasik, mediterania, minimalis atau tradisional dan sebagainya. Hal ini untuk menciptakan keselarasan (harmonisasi).
  • Menyesuaikan furniture dengan kebutuhan, fungsi dan luasan ruangnya. Untuk ruangan yang memiliki luasan cukup besar bisa lebih enak dalam memilih furniture. Tapi perlu diingat bahwa ruangan besar tidak berarti bisa seenaknya meletakkan dan memilih furniture. Perlu konsisten terhadap tema yang dipilih sejak awal. Untuk ruang yang sempit (misal 3 m x 3 m ) bisa mempergunakan furniture yang terkesan ringan dan kecil. Furniture kecil bisa memberikan efek kelegaan pada ruangan tersebut. Sedangkan furniture yang berkesan ringan memiliki arti bahwa furniture tersebut memiliki bentuk yang sederhana, tidak terlalu banyak bentuk-bentuk ukiran dan pernak pernik lain. Ruang kecil juga dapat terkesan besar bila jumlah furniture sedikit dan terdapat obyek dinding yang cukup besar (disini maksud saya bisa merupakan lukisan atau foto yang memenuhi salah satu dinding).
  • Menentukan warna furniture. Furniture bisa dipadu-padankan dengan warna dinding. Dalam memilih warna perabot adalah dapat menggunakan dua cara, yaitu memilih warna yang senada dengan dinding (laras) atau berlawanan dengan warna dinding (kontras). Berikut ini dua contoh penyelesaian interior dengan mempergunakan 2 furniture dengan warna selaras dan kontras.

Untuk pemilihan tema dapat disesuaikan dengan karakter diri dan keluarga Anda. Sebuah tema mencerminkan kepribadian pemiliknya dan penataannya pun haruslah konsisten.

Selamat berkreasi…….!!!!!!


Ditulis oleh Consultant DPC (Deskonstruksi Personal Company)