Teduhkan Rumah Anda Dengan Awning

Posted on 15 April 2010

0


Panas yang terik membuat kita merasa gerah dan tidak betah di dalam rumah. Ingin membuka jendela supaya angin masuk, ternyata sinar matahari yang masuk. Kalau harus memasang AC atau kipas angin terus menerus, biaya listrik akan makin boros.

Mengapa tidak memasang awning saja?? Selain udara jadi lebih adem, awning juga hemat energi. Awning dalam bahasa arsitektur berarti payung jendela. Awning terbuat dari kain akrilik dan polyster yang mirip terpal sebagai penutupnya, karena sangat ringan, bahan akrilik memiliki kelebihan dalam hal tekstur dan gelomban. Sedangkan polyster tampil lebih halus dan antijamur. Dengan tebal minimal 3 mm, kain ini tahan air dan terpaan sinar matahari.

Seperti payung, awning meminimalkan sinar matahari yang masuk sehingga rumah masih tetap sejuk, tanpa kehilangan sinar matahari yang masuk. Biaya listrik pun dapat dihemat.

Keuntungan lain menggunakan awning, perabot jadi lebih awet karena tidak terkena sinar matahari langsung, warnanya pun tidak cepat pudar.

Selain peneduh, awning berguna sebagai pencegah tampias hujan. Air hujan dapat ditahan supaya tidak masuk ke dalam rumah atau merembes ke jendela.

Ada beberapa macam warna dan motif awning yang dapat disesuaikan dengan dengan gaya rumah anda dan dengan harga kompetitif. Untuk perawatan supaya tahan lama, minimal awning harus dibersihkan 2-3 kali setahun. Jangan membiarkan daun-daun menumpuk di atas awning, karena akan menimbulkan jamur dan noda yang sulit dibersihkan.