Mengenal Taman Minimalis

Posted on 7 Januari 2010

1


Minimalis sedang menjadi tren dalam kehidupan perkotaan. Hal tersebut juga memberikan pengaruh terhadap konsep desain rumah dan taman. Taman minimalis juga memiliki daya tarik tersendiri karena penataannya yang simpel dan fungsional dapat menghilangkan rasa penat selama beraktivitas.

Tanaman minimalis yang kontekstual terhadap rumah memiliki karakter yang sederhana dan efisien dalam pemakaian ruang serta mudah dalam pemeliharaan. Hal tersebut menjadikan taman berkonsep minimalis ini semakin digemari oleh perancang maupun pemilik rumah.

Konsep minimalis pada taman memiliki dua filosofi berdasarkan asalnya, yaitu Barat dan Timur. Filosofi tersebut akan mempengaruhi hasil akhir  desain taman. Elemen-elemen taman minimalis mulai dari jenis tanaman hingga elemen pelengkap memiliki karakter yang berbeda.

Pengertian taman minimalis adalah taman yang hadir karena bentuk bangunan yang minimalis sehingga akan tercipta lingkungan yang kontekstual. Selain itu, taman dengan konsep ini diminati karena mudah dalam pembuatan dan pemeliharaan.

Terdapat dua filosofi pada taman minimalis yaitu, Filosofi Barat yang cenderung rasional dan fungsionaldesain taman minimalis lebih menenkankan pada fungsi sehingga setiap ruang yang berada di lahan dapat dimanfaatkan sebagai taman. Selain itu, ekspresi kejujuran dalam barat sangat dominan karena penggunaan material yang polos ataupun penggunaan eleem-elemen dekoratif yang minim. Memiliki tata ruang yang sederhana. Elemen keras memiliki bentuk-bentuk yang geometris tanpa ornamen. Material bahan pada elemen pun ditampilkan dengan jujur.

Sementara itu, konsep taman minimalis timur dipengaruhi oleh paham Zen-Budhisme, yaitu sebuah paham Budha yang sangat filosofi. Filosofi Timur memiliki nilai spiritual. Kesan jernih, polos, bening, dan hening dari konsep tersebut sehingga memberikan suasana tenang dan nyaman dalam ruang yang terbatas. Taman minimalis Timur memiliki filosofi yang berperan sebagai penyelaras antara bangunan dan lingkungan sekitar. Kesan menyatu dan harmonis di antara keduanya dapat dengan mudah tercipta. Selain itu, taman pun menjadi energi untuk terapi fisik dan spiritual bagi penggunanya.